Keutamaan Silaturahmi dalam Islam Membuka Pintu Rezeki dan Memperpanjang Umur
1. Membuka Pintu Rezeki
Salah satu keutamaan silaturahmi adalah menjadi sebab terbukanya pintu rezeki. Rasulullah ﷺ bersabda:
"Barang siapa yang ingin diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung tali silaturahmi." (HR. Bukhari dan Muslim)
Hadis ini menunjukkan bahwa menjaga hubungan baik dengan sesama dapat memberikan berkah dalam kehidupan, baik dari segi materi maupun kebahagiaan batin.
2. Memperpanjang Umur
Selain membuka rezeki, silaturahmi juga dikatakan dapat memperpanjang umur. Hal ini tidak hanya bisa dimaknai secara harfiah, tetapi juga dalam arti kehidupan yang lebih berkah, sehat, dan bahagia. Interaksi sosial yang baik dapat mengurangi stres dan meningkatkan kesehatan mental seseorang.
3. Menghapus Dosa dan Mendatangkan Rahmat Allah
Silaturahmi juga menjadi jalan untuk mendapatkan ampunan Allah dan limpahan rahmat-Nya. Rasulullah ﷺ bersabda:
"Sesungguhnya amal perbuatan manusia diperlihatkan setiap hari Kamis dan Senin. Maka Allah mengampuni dosa setiap orang yang tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu pun, kecuali orang yang bermusuhan. Maka dikatakan: 'Tangguhkan keduanya ini sampai mereka berdamai.'" (HR. Muslim)
Dari hadis ini, kita dapat memahami bahwa menjaga hubungan baik dengan sesama adalah salah satu syarat untuk mendapatkan ampunan Allah.
4. Menguatkan Ukhuwah Islamiyah
Dalam kehidupan sosial, silaturahmi berperan besar dalam mempererat persaudaraan. Dengan saling mengunjungi, berkomunikasi, dan tolong-menolong, hubungan antar sesama Muslim akan semakin kuat dan harmonis. Ini juga dapat mengurangi perselisihan dan mempererat solidaritas dalam masyarakat.
5. Mendapat Kedudukan Mulia di Sisi Allah
Allah sangat mencintai hamba-Nya yang menjaga silaturahmi. Dalam sebuah hadis qudsi, Allah berfirman:
"Aku adalah Tuhan Yang Maha Pengasih. Aku menciptakan rahim dan Aku mengambil nama-Ku darinya. Barang siapa yang menyambungnya, Aku akan menyambung hubungan dengannya. Dan barang siapa yang memutuskannya, Aku akan memutus hubungan dengannya." (HR. Bukhari dan Muslim)
Hadis ini menegaskan bahwa menjaga silaturahmi adalah bentuk ibadah yang memiliki nilai tinggi di sisi Allah.
Kesimpulan
Silaturahmi bukan sekadar kewajiban sosial, tetapi juga ibadah yang memiliki banyak manfaat dunia dan akhirat. Dengan menjaga hubungan baik dengan keluarga, saudara, dan sesama, kita tidak hanya mendapatkan pahala, tetapi juga keberkahan dalam hidup. Oleh karena itu, mari kita jadikan silaturahmi sebagai bagian dari kehidupan kita agar selalu mendapatkan rahmat dan ridha Allah.
Semoga kita semua termasuk hamba yang senantiasa menjaga silaturahmi dan mendapatkan keutamaannya. Aamiin.